Rabu, 11 Februari 2015

Pengertian Unsur Kimia

Unsur merupakan suatu zat yang hanya mengandung satu jenis atom. Variasi yang luar biasa disekeliling kita tersusun dari substansi-substansi yang juga bisa disebut dengan unsur. Singkatnya Unsur merupakan bahan murni yang tidak dapat dipecah menjadi lebih sederhana lagi. Unsur harus berkombinasi dahulu baru bisa membentuk senyawa, Kebanyakan unsur membentuk kombinasi dua, tiga, atau lebih, untuk membentuk senyawa. Karena pengetahuan tentang unsur ini menarik perhatian saya, saya mencoba untuk membaginya dengan sobat semua dalam postingan ini. Dua hal utama yang akan saya bahas adalah tentang Asal mula unsur dan Pengelompokkannya. Jika ingin terlibat lebih dalam mari dibaca dengan seksama.


A.Asal Mula Unsur
          Sampai saat ini, sudah ditemukan sekitar 115 unsur di bumi ini. Nah kira-kira darimana ya unsur-unsur itu berasal? Menurut sumber yang saya baca sih dikatakan
Seluruh unsur di Bumi terbentuk dari jantung bintang yang meledak.
Jagat raya yang pertama pertama terbentuk hanya terdiri dari dua unsur, yaitu helium dan hidrogen yang membentuk bintang, pada inti bintang-bintang ini, hidrogen dan helium bersama-sama membentuk unsur baru yang lebih berat, bahkan unsur yang lebih berat dihasilkan dalam ledakan bintang besar yang disebut supernova.
Nah, kira-kira begitulahlah asal mula unsur sobat.

B.Pengelompokkan Unsur
          Berdasarkan penemuannya, unsur dikelompokkan kedalam 2 kelompok, yaitu Unsur Alami yang merupakan unsur murni, dan Unsur Buatan yang dibuat di dalam laboratorium dan biasanya berusia pendek
1.Unsur Alami
Seperti pada penjelasan sebelumnya, sampai saat ini sudah ditemukan 115 unsur, 90 dari itu merupakan unsur alami. Setiap substansi di bumi tersusun dari satu atau lebih dari 90 unsur ini. Oksigen merupakan unsur yang paling umum di bumi, dan juga manfaatnya yang paling kita ketahui adalah unsur bagi kehidupan manusia (bernafas). Sedangkan Hidrogen merupakan unsur yang paling banyak di jagat raya.

2.Unsur Buatan
Secara alami, tidak ada unsur yang lebih bberat daripaada uranium, namun para peneliti mampu menciptakan unsur baru yang lebih berat,caranya dengan menggabungkan dua unsur yang lebih kecil bersama-sama dalam kecepatan tinggi, tapi kebanyakan dari unsur baru itu tidak bertahan lama dan cepat pecah. Peneliti berusaha agar unsur baru itu bertahan lama, dengan cara membuat unsur-unsur itu mempelajari pembentukkannya dan bagaimana perubahannya ketika menjadi lebih berat.
Selain Pengelompokkan di atas, Unsur juga dikelompokkan berdasarkan sistem periodik unsur oleh ilmuan, agar lebih mudah dibedakan menurut sifatnya.Beerikut adalah pengelompokkannya yang terbagi menjadi unsur logam, nonlogam, dan semi logam.

1.Unsur-unsur Logam
Sebagian besar dari unsur yang telah ditemukan merupakan unsur logam, kira-kira sekitar tiga per empat dari keseluruhan unsur. Kebanyakan unru logam memiliki kerapatan yang tinggi, dan juga mengkilap. Unsur-unsur ini mempunyai banyak kegunaan, karena unsur tersebut kuat, walaupun kuat unsur ini tetap mudah untuk dibentuk. Selain itu, logam juga merupakan penghantar panas dan listrik yang baik. Logam-logam biasanya ditemukan tercampur dengan unsur-unsur lain di kerak bumi. Jika sobat ingin tahu lebih dalam tentang apa saja unsur logam dan apa kegunaanya silahkan masuk kepostingan Kegunaan Unsur-unsur Logam, disana saya menyajikan pengetahuan tentang kegunaan unsur logam di bumi ini.

2.Unsur-unsur Nonlogam
Terdapat sekitar 16 unsur nonlogam yang terbentuk secara alami. Semuanya (kecuali grafit) merupakan penghantar panas dan listrik yang buruk, sifat yang dimilikinya ini bertolak belakang dengan unsur-unsur logam. Pada suhu kamar, empat unsurnya (fosfor, karbon, sulfur, dan iodin) berupa padatan, sebelas lainnya berupa gas.

3.Unsur-unsur Semilogam
Unsur-unsur semilogam ini disebut juga metaloid, bisa bertindak sebagai penghantar yang buruk (seperti nonlogam), namun juga dapat dibuat supaya menjdai penghantar yang baik (seperti logam). Karena sifatnya itu, unsur-unsur semilogam disebut semikonduktor. Ada sembilan unsur semilogam, dan semuanya berupa padatan pada suhu kamar.

0 komentar:

Posting Komentar