Rabu, 11 Februari 2015

Pengertian dan Jenis-jenis Vitamin

A.PENGERTIAN VITAMIN

Kata Vitamin berasal dari kata vital yang artinya hidup,dan amin yang artinya senyawa yang mengandung gugus N.Dari berbagai hasil penelitian,tidak semua vitamin mengandung gugus N.Jadi,kata vitamin sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi yang sebenarnya,tetapi sampai saat ini masih tetap saja dipakai.

Vitamin adalah senyawa organik kompleks yang esensial untuk pertumbuhan dan fungsi biologis yang lain bagi makhluk hidup.Vitamin tidak disintesis dalam tubuh,kecuali Vitamin K.Oleh karena itu,makanan yang dikonsumsi harus ada yang mengandung Vitamin.Jika tubuh tidak kekurangan vitamin akan mengakibatkan penyakit defiensi atau avitamiosis.


Vitamin



B. JENIS VITAMIN

  a)Vitamin yang larut dalam air

Vitamin yang larut dalam air adalah Vitamin B dan C.

     1.Vitamin B1(aneurin atau tiamin)  =  antineuritik

       Vitamin B1 sering disebut antiberi-beri.dalam keadaan normal,setiap hari tubuh memerlukan 1-2mg Vitamin B1.
Fungsi Vitamin B1 yaitu:
  • Sebagai koenzim dari enzim yang diperlukan dari enzim yang diperlukan dalam metabolisme karbohidrat.
  • Untuk mempengaruhi keseimbangan air di dalam tubuh
  • Untuk mempengaruhi penyerapan zat lemak oleh jonjot usus
  • Memelihara nafsu makan yang sehat dan pencernaan fungsinya.

 Bila kekurangan Vitamin B1 akan mengakibatkan hal-hal sebagai berikut:
  • Terjadinya ganguan pada metabolismekarbohidrat,yaitu saat terjadi penguraian glikogen(glikolisis) hanya berlangsung sampai asam piruvat;penimbunan asam piruvat di dalam sel akan menjadi toksin atau racun bagi sel.
  • Melemahnya kontraksi otot jantung dan sistem saraf pusat
  • Nafsu makan menurun atau hilang
  • Gangguan transpor cairan.

Bahan makan yang mengandung vitamin B1 adalah hati,jantung,ginjal,otak,susu,kuning telur,kulit ari beras,gandum,wortel biji buah polong dan ragi.
     2.Vitamin B2(riboflavin atau laktoflavin)
Fungsi Vitamin B2 adalah
  • Untuk memnidahkan rangsangan sinar ke saraf mata
  • Sebagai enzim pada proses oksidasi di dalam sel
  • Memelihara jaringan kulit sekitar mulut
  • Memelihara nafsu makan dan fungsi saraf
  • Menghasilkan energi dalam sel

 Bila terjadi kekurangan Vitamin ini akan mengakibatkan:
  • Keilosis,yaitu luka di sudut mulut
  • Penglihatan jadi kabur karena kornea mata jadi berpembuluh darah
  • Lensa mata menjadi keruh atau katarak
  • Terganggunya proses pertumbuhan.

     3.Niasin (asam nikotinat atau antipelagra)

Fungsi asam nikotin adalah untuk
  • Pertumbuhan dan perbanyakan sel
  • Perombakan karbohidrat,lemak dan protein
  • Mencegah penyakit pelagra
  • Memelihara pencernaan
  • Berperan penting sebagai koenzim yang diperlukan oleh semua proses hidup dalam sel.

Bila terjadi avitamiosis niasin,maka akan mengakibatkan penyakit pelagra.Penyakit pelagra disertai dengan gejala 3-D sebagai berikut.
  • Dermatitis,yaitu kulit memerah,mengelupas,dan pecah-pecah,anemia,serta eksem yang simetris kiri dan kanan tubuh.
  • Diare,yaitu buang air besar terus menerus danterjadi pendarahan pada usus dan gusi.
  • Dimensia,terjadi kekacauan mental,pelupa,letih dan suka melamun.

Gejala awal pelagra antara lain hilangnya nafsu makan,apatis,lesu,gelisah,kematian rasa,dan sukar tidur.
Bahan makanan yang banyka mengandung niasin adalh hati, telur, daging, ikan, unggas, susu, kol, bayam, tomat, ragi, dan kedelai.
     4.Vitamin B6(adermin atau piridoksin)

       Vitamin ini banyak terdapat di hati,ikan,daging  dan sayuran.Vitamin ini merupakan bagian dari gugusan prostetik dari enxim dekarboksilase dan transaminase tertentu.
Fungsi Vitamin ini adalah untuk;
  • Pertumbuhan dan pekerjaan urat saraf
  • Pembentukan sel-sel darah merah dan sel-sel kulit

 Kekurangan Vitamin B6 dapat mengakibatkan
  • Pelagra,anemia,dan opstipasi(gejala-gejala sukar buang air besa)
  • Terhambatnya pertumbuhan pada masa anak-anak
  • Kejang-kejang dan mat peka terhadap rangsangan.

     5.Asam Pantotenat

       Vitamin ini banyak terdapat pad sayuran hijau,serealia,ragi,hati,ginjal,daging,dan kuning telur.
Vitamin ini berfungsi untuk:
  • Bahan pelengkap koenzim A yang penting dlam pembentukan karbohidrat,lemak dan protein
  • Menjaga tingkat normal gula darah

 Kekurangan asam pantotenat kelelahan,hilang nafsu makan,insomnia,dermatitis,internitis,dan gangguan fungsi saraf.
     6.Para Asam amino Benzonat

Vitamin ini banyak terdapat dalam ragi dan hati.Fungsinya untuk mencegah tumbuhnya uban.
     7.Biotin(Vitamin H)

Vitamin ini berkaitan dengan vitamin B lainnya,sehingga banyak ditemukan dalam bahan makanan yang mengandung vitamin B,seperti ginjal,hati,kuning telur,susu,ragi,tumbuhan polongan,sayuran, dan juga dapat dibuat oleh bakteri usus.
     8.Kolin

Kolin ini banyak terdapat pada hati dan beras.kekurangan kolin dapat menyebabkan gangguan pada kulit,ginjal,dan dapat menyebabkan terjadinya timbunan lemak di sekitar hati.
     9.Vitamin B11 (asam folat)
Vitamin B11 penting untuk pembentukan sel darah merah,antianemia pernisiosa,membentuk asam nukleat (DNA dan RNA),serta metabolisme kelompok metil.Kekurangan vitamin ini akan menyebabkan anemia pernisiosa,peradangan lidah,diare,lesu,penurunan berat badan, dan kegagalan eritroblas menjadi eritrosit.Kekurangan asam folat ini banyak melanda remaja,bayi, dan ibu yang mengandung,karena vitamin ini banyak digunakan pad pembelahan sel.Vitamin ini banyak terdapat dalam hati,ginjal,sayuran,ragi,biji gandum,daging sapi,pisang,lemon,dan polongan.
     10.Vitamin B12(sianokobalamin)

Vitamin ini juga dikenal sebagai vitamin antianemia pernisiosa.banyak terdapat dalam hati,daging ,unggas,ikan,telur,susu,keju,udang, dan kerang.Vitamin B12 dapat disimpan di dalam hati.

fungsi vitamin B12 yaitu untuk:
  • Metabolisme sel dalam pertuumbuhan
  • Metabolisme atau pembentukan sel darah.

     11.Vitamin C (asam askorbinat)
Kebutuhan Vitamin C dipengaruhi oleh keadaan,kebutuhan dan umur seseorang.Bila konsumsi vitamin in berlebihan,selalu akan dikeluarkan dari tubuh melalui ginjal.

Artikel Penunjang : Pengertian,Struktur, dan Fungsi Ginjal

Kebutuhan Vitamin C untuk bayi adalah 30mg,anak-anak 60 mg dan orang dewasa 75 mg.Ibu hamil memerlukan 100 mg dan ibu menyusui 150 mg tiap harinya.
Fungsi vitamin C adalah untuk
  • Mempengaruhi kerja kelenjar anak ginjal
  • Mempengaruhi pembentuka trombosit
  • Menjaga gigi melekat kuat pada gusi
  • Berperan dalam proses pembentukan kolagen.

Kekurangan Vitamin C dapat mengakibatkan hal-hal sebagai berikut:
Menurunnya permeabilitas sel kapiler darah,keadaan ini dapat mngakibatkan terjadinya pendarahan dalam,pendarahan dalam sumsum tulang dan kerusakan dalam tulang.
penyakit skorbutum dengan gejala awal pendarahan di gusi dan di bawah kulit.

Kelebihan konsumsi vitamin C dapat menimbulkan keracunan,dengan gejala peradangan lambung,diare,kejang otot,mual,dan batu ginjal.

Vitamin C banyak terdapat dalam sayuran,buah-buahan,hati dan ginjal.Di dalam jeruk,selain mengandung vitamin C,juga mengandung sitrin dan rutin.Oleh San Gyorgy zat ini sering disebut Vitamin P yang penting untuk mencegah pendaran dan memperkuat permeabilitas.Vitamin C termasuk jenis Vitamin yang mudah larut dan rusak oleh pemanasan.oleh karena itu,dalam memasak sayur-sayuran perlu memperhatikan sifat vitamin ini.
  b)Vitamin yang larut dalam Lemak.
Vitamin-vitamin di bawah ini adalah vitamin yang tidak dapat larut dalam air,tetapi dapat larut dalam lemak.Vitamin yang dapat larut dalam lemak adalah vitamin A,D,E, dan K.Vitamin ini umumnya dapat disimpan dalam tubuh.
     1.Vitamin A (aseroftol)
     Fungsi Vitamin A di dalam tubuh adalah:
  • Untuk pertumbuhan sel-sel epitel
  • Sebagai bahan yang diperlukan dalam proses penerimaan rangsangan cahaya oleh sel-sel basilus pada retina waktu senja.

 Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan hal-hal berikut:
  • Mula-mula rabun senja atau hemeralopi,keadaaan ini timbul karena menurunnya kemampuan sel basilus pada retina waktu senja
  • jika hemeralopi tidak segera diobati,maka akan timbul frinoderma,yaitu terganggunya pembentukan epitel kulit kaki dan tangan,sehingga kulit kaki dan tangan bersisik
  • Mengalami pendarahan pada selaput usus,ginjal dan peru-peru.hal ini terjadi karena rusaknya epitel pelapis organ tersebut
  • Terhentinya proses petumbuhan
  • Bila berbagai gejala seperti di atas tidak segera diatasi,maka akan diikuti oleh kerusakan kornea.

Sumber Vitamin A adalah minyak,ikan,hati mentega,serta tumbuhan yang berwarna hijau dan kuning.tumbuhan berwarna kuning banyak mengandung karotin yang merupakan provitamin A.Di dalam hati karotin akan di ubah menjadi Vittamin A.
2.Vitamin D

Vitamin D ditemukan oleh Mc.Collum,Hezs, dan Sherman.Mereka menyebutnya dengan vitamin antirakitis.Sekarang telah ditemukan ada empat macam Vitamin D,yaitu:Vitamin D1 (ergostein) ,D2 (kalsiferol), D3,dan D4.Vitamin D3 adalah yang paling aktif.
Fungsi Vitamin D di dalam tubu adalah untuk:
  • Mengatur kadar zat kapur dan fosfor di dalam darah bersama kelenjar anak gondok (parathormon)
  • Memperbesar penyerapan zat kapur dan fosfor dalam usus
  • Mempengaruhi kerja kelenjar endokrin
  • Memperngaruhi proses osifikasi

Kekurangan Vitamin D dapat mengakibatkan:
  • Terganggunya proses penulangan sehingga terjadi penyakir rakitis
  • Terjadi gangguan metabolisme zat kapur dan fosfor

Kekurangan vitamin D juga bisa terjadi karena kekurangan sinar ultraviolet.Sinar ini memperngaruhi pembentukan Vitamin D di jaringan bawah kulit.Sumber Vitamin D adalah minyak ikan,mentega,kuning telur,susu, dan ragi.
3.Vitamin E (tokoferol)

Penemu Vitamin E adalah Evans dan Burr.  Kita mengenal ada tiga macam Vitamin E,yaitu :vitamin E1 (alfa tokoferol),  vitamin E2 (beta tokoferol),  dan vitamin E3 (gama tokoferol).
Fungsi vitamin E di dalam tubuh adalah untuk:
  • Membantu proses pembelahan sel
  • Mencegah pendarahan pada ibu yang sedang hamil,serta dapat mencegah keguguran.

Kekurangan Vitamin E dapat menyebabkan;
  • kemandulan (Sterilitas) ataupun keguguran (abortus)
  • layunya otot karena saraf penggerak rusak
  • kemunduran pada hipofisis dan kelenjar gondok

Vitamin E banyak terdapat pada susu,lemak,daging ,kecambah kacang hijau(touge),hati ,ginjal, dan kuning telur.
4.Vitamin K

Vitamin K ini ditemukan oleh Dam dan schondeyder.  Vitamin ini sering disebut antihemoragia atau anti pendarahan.Vitamin K dapat dibentuk oleh tubuh sendiri dengan bantuan bakteri usus besar,Escherichia coli.

Fungsi Vitamin K adalah membentuk protrombin di dalam hati.Zati ini penting dalam proses pembekuan darah.

Kekurangan Vitamin K dapat menyebabkan terganggunya proses pembekuan darah.  Vitami K hanya dapat diserap oleh sel-sel usus bila bersama –sama empedu.

0 komentar:

Posting Komentar